Tingkatkan dan Kembangkan Minat Literasi Anak Sekolah Dasar KKN Tim II Undip Wujudkan Program Kerja Pembedayaan: Tumbuh Cerdas Bersama Literasi
Desa Plumbon, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah - Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara di dunia dengan tingkat kemampuan literasi yang masih sangat minim. Jika dibandingkan terhitung hanya 1 dari 1.000 orang di Indonesia yang memiliki minat baca serius.
Permasalahan terkait rendahnya kemampuan dan minat literasi di Indonesia harus diperhatikan sejak dari akarnya, dapat dimulai melalui pendidikan anak Sekolah Dasar (SD). Kemampuan literasi pada anak berguna dalam meningkatkan kemampuan daya pikir mereka, sehingga informasi yang diterima dapat dicerna secara kritis dan sistematis atas pengambilan keputusan yang baik.
Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Negeri Plumbon 03 yang terletak di Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo menjadi objek realisasi program kerja pemberdayaan masyarakat oleh Aziizah Azhaar, Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro, program studi Sastra Indonesia terkait pengembangan dan peningkatan literasi pada anak.
Kepala sekolah SD N Plumbon 03 menyampaikan permasalahan yang dihadapi oleh guru dan perangkat sekolah, kurangnya minat literasi pada anak Sekolah Dasar (SD) menjadi pemicu rendahnya kemampuan literasi yang menaunginya.
“Kemampuan literasi yang rendah dipicu karena kurangnya minat literasi anak, peningkatan minat literasi anak perlu dilakukan optimalisasi melalui kegiatan penggalakkan kegiatan literasi yang lebih maksimal,” tutur Kepala sekolah SD N Plumbon 03, Bu Sugiyarti, saat ditemui pada Jumat (19/07/2024) lalu.
Hal tersebut dijadikan sebagai titik balik pelaksanaan program kerja yang bertemakan “Tumbuh Cerdas Bersama Literasi”, dengan memiliki sasaran berupa guru serta perangkat sekolah SD N Plumbon 03 terkait pendampingan dalam optimalisasi mengembangkan dan meningkatkan kemampuan literasi anak Sekolah Dasar (SD).
Program kerja pemberdayaan yang diharapkan dapat terus berlangsung dalam waktu yang lama memerlukan hal utama sebagai indikator ketercapaian, yakni antusiasme anak pada dunia literasi. Pembuatan pojok literasi pada Selasa (30/07/2024) di sudut ruang kelas IV SD N Plumbon 03 sebagai pemicu utama terwujudnya tujuan program kerja pemberdayaan, terkait peningkatkan minat anak terhadap dunia literasi di era digitalisasi saat ini.
Dengan kebiasaan membaca yang diterapkan hari ke hari, bulan ke bulan, dan tahun melalui program pojok literasi di sudut ruang kelas, perlahan akan meningkatkan minat anak terhadap dunia literasi secara bertahap. Disamping itu, guna mendukung optimalisasi tujuan program kerja, luaran lainnya berupa buku jurnal bacaan yang berisikan tabel rekam jejak bacaan kegiatan literasi di SD N Plumbon 03, dapat dijadikan sebagai acuan bagi tenaga pendidik untuk meningkatkan interaksi dengan siswa/i dalam kegiatan belajar mengajar melalui cara yang menarik perhatian.
Wali murid kelas IV SD N Plumbon 03, Bapak Idris T Yulianto, menuturkan, adanya program kerja pemberdayaan tersebut cukup membantu tenaga pendidik dalam meningkatkan dan mengembangkan kemampuan literasi pada anak sekolah dasar.
“Terima kasih saya ucapkan kepada mbak Aziizah Azhaar, atas pelaksanaan program kerja monodisiplin di SD N Plumbon 03 terutama di kelas IV. Semoga pojok baca yang telah dibuat dapat berguna menumbuhkan minat anak-anak agar lebih gemar membaca,” ucap Pak Yuli.
Penulis: Aziizah Azhar/Sastra Indonesia/Fakultas Ilmu Budaya (FIB)
Dosen Pembimbing:
- Farid Agushybana, S.KM., DEA., Ph.D
- Muhamad Azhar, SH. LLM
- Maharani Patria Ratna, S.S., M.Hum