Mahasiswa UNDIP Gelar Workshop Pembuatan Sistem Kompos Efisien Di Desa Plumbon

Desa Plumbon, Sukoharjo – Dalam rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP), salah satu program unggulan yang menarik perhatian masyarakat Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, adalah workshop pembuatan sistem kompos secara efisien. Program kerja ini digagas oleh Sadam Fajri Muharam, salah satu anggota tim KKN UNDIP, dengan tujuan memberdayakan masyarakat melalui teknologi pengelolaan sampah organik yang praktis dan bermanfaat.

Workshop yang digelar beberapa waktu lalu ini mendapatkan antusiasme tinggi dari warga setempat. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan teoretis mengenai pentingnya pengolahan sampah organik, tetapi juga keterampilan praktis dalam pembuatan alat kompos yang efisien.

Metode yang diperkenalkan oleh Sadam dalam workshop ini cukup sederhana namun efektif. Masyarakat diajarkan untuk membuat alat sistem kompos menggunakan dua ember yang ditumpuk. Ember bagian atas dilubangi pada bagian bawahnya agar cairan kompos bisa menetes ke ember bagian bawah, yang juga dilubangi di beberapa tempat untuk dipasangi keran guna mengambil cairan kompos tersebut.

“Sistem kompos ini tidak hanya mempermudah pengelolaan sampah organik, tapi juga menghasilkan pupuk cair yang sangat berguna bagi pertanian atau tanaman hias. Alatnya pun bisa dibuat dengan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar kita,” ujar Sadam Fajri Muharam dalam sesi pelatihan.

Selain demonstrasi langsung pembuatan alat kompos, para peserta workshop juga diberikan leaflet yang berisi langkah-langkah pembuatan alat kompos tersebut. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat dengan mudah mengulang proses pembuatan alat di rumah masing-masing, sehingga keberlanjutan program ini dapat terjaga.

“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap masyarakat Desa Plumbon bisa lebih mandiri dalam mengelola sampah organik dan memanfaatkannya sebagai sumber daya yang bernilai. Kami juga berharap agar ilmu yang kami berikan bisa ditularkan ke lingkungan sekitar, sehingga semakin banyak orang yang peduli terhadap lingkungan,” tambah Sadam.

Program kerja KKN UNDIP di Desa Plumbon ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola sampah organik. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang terlibat dalam kegiatan seperti ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta mendorong pemanfaatan sampah sebagai sumber daya yang berkelanjutan.

Penulis: Sadam Fajri Muharram / Rekayasa Perancangan Mekanik / Sekolah Vokasi

Dosen Pembimbing:

  1. Farid Agushybana, S.KM., DEA., Ph.D
  2. Muhamad Azhar, SH. LLM
  3. Maharani Patria Ratna, S.S., M.Hum