Bahaya Tersembunyi di Genggaman: Mengungkap Dampak Radiasi Gadget pada Kesehatan

Plumbon (27/07/2024) – Banyaknya kasus dari kecanduan hingga kematian yang diakibatkan karena gadget menjadikan salah satu alasan Ihya Qothrunnada Rahmani seorang mahasiswa jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, anggota Tim II KKN Undip melakukan program kerja monodisiplin, yaitu pembinaan bahaya radiasi gadget anak kepada guru SD N Plumbon 01. 

Edukasi yang diberikan kepada guru SD N Plumbon 01 ini menyoroti dampak negatif dari radiasi gadget, terutama jika penggunaannya tidak dikontrol dengan baik. Ihya menjelaskan bahwa radiasi dari gadget dapat berdampak buruk bagi kesehatan jika terus-menerus terpapar, seperti gangguan tidur, sakit kepala, hingga masalah mata. Selain itu, ketergantungan terhadap gadget juga dapat menyebabkan masalah sosial, seperti berkurangnya interaksi langsung antaranggota keluarga dan lingkungan sekitar. Selanjutnya, untuk menanggulangi masalah tersebut, Ihya berinisiatif membuat booklet yang berisi eksperimen sains sederhana untuk tingkat sekolah dasar yang bisa diajarkan guru kepada siswanya sehingga diharapakan dapat diparaktikan kembali oleh siswa di rumah dan dapat mengurangi penggunaan gadget. 

"Kami ingin masyarakat lebih sadar akan bahaya radiasi gadget dan dampaknya jika digunakan tanpa kontrol. Dengan edukasi ini, diharapkan guru sebagai orang tua siswa di sekolah bisa mengajak muridnya agar lebih bijak dalam menggunakan gadget dan tidak menjadi terlalu tergantung," jelas Ihya.

Program ini mendapat respons positif dari para guru karena khawatir dengan kebiasaan anak-anak mereka yang sering menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar gadget. Salah seorang guru, Ibu Wijati (38), menyampaikan bahwa edukasi ini sangat bermanfaat untuk mendistraksi siswa dari gadget ketika di rumah. 

"Anak-anak sekarang memang susah lepas dari gadget, tapi dengan pengetahuan tentang bahayanya, kami jadi lebih tahu cara mengontrol penggunaannya. Semoga ini bisa mengurangi dampak negatif pada anak-anak kami," kata Ibu Lestari.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Undip berharap dapat membantu masyarakat Desa Plumbon mengurangi ketergantungan terhadap gadget, sehingga mereka dapat lebih fokus pada kegiatan yang lebih bermanfaat dan sehat. Edukasi ini juga diharapkan dapat diterapkan oleh warga dalam kehidupan sehari-hari, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan produktif.

Penulis: Ihya Qothrunnada Rahmani/Fisika/Fakultas Sains dan Matematika (FSM)

Dosen Pembimbing:

  1.     Farid Agushybana, S.KM., DEA., Ph.D
  2.     Muhamad Azhar, SH. LLM
  3.     Maharani Patria Ratna, S.S., M.Hum